Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi kampus melalui pelaksanaan pelatihan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi empat mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di berbagai program studi di lingkungan UMB.
Keempat mahasiswa internasional tersebut yaitu Nor Mohammad Emon asal Bangladesh yang menempuh studi pada Program Studi Manajemen, Mohammed Yakut Mohammed asal Ethiopia yang mengambil Program Studi Ilmu Hukum, Hamdi Hamood Ahmed Moqbel Haidar asal Yaman yang menempuh studi pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Bibi Hamdia Khalili asal Afghanistan yang mengambil Program Studi Teknik Informatika.
Kepala UPT Bahasa Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Kiagus Baluqia, M.Pd, menyampaikan bahwa para mahasiswa internasional ini akan mengikuti pembelajaran BIPA sebanyak 14 kali pertemuan.
“Mahasiswa internasional ini akan menjalani pembelajaran BIPA sebanyak 14 kali pertemuan, di mana dalam satu minggu terdapat 4 kali pertemuan yang dilaksanakan setiap hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis pukul 16.00 WIB di UPT Bahasa Universitas Muhammadiyah Bengkulu,” ujarnya.
Program BIPA ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia para mahasiswa asing agar dapat lebih mudah mengikuti proses perkuliahan, berinteraksi dengan civitas akademika, serta beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya di Indonesia, khususnya di Bengkulu.
Kiagus juga menyampaikan rasa syukur atas antusiasme para mahasiswa selama mengikuti pembelajaran.
“Alhamdulillah, mereka semua senang dan menikmati proses pembelajaran BIPA di UPT Bahasa,” tambahnya.
Pelaksanaan program ini menjadi bagian dari upaya UMB dalam memberikan layanan akademik terbaik bagi mahasiswa internasional sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai perguruan tinggi yang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai negara.


