Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 18–19 Mei 2026 di Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia.
Rakornas membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam membangun peradaban bangsa melalui nilai Islam berkemajuan, penguatan pendidikan, teknologi, ekonomi, hingga kebudayaan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa nilai Islam berkemajuan harus benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat dan dunia pendidikan.
Menurutnya, masih terdapat wilayah dan daerah yang belum mampu menerapkan nilai-nilai Islam berkemajuan secara optimal. “Islam berkemajuan tidak cukup hanya menjadi gagasan. Implementasinya harus nyata dalam kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan,” ujar Haedar Nashir.
Haedar juga menekankan pentingnya memobilisasi seluruh potensi bangsa untuk membangun peradaban yang unggul. Ia mencontohkan kemajuan Tiongkok yang dinilai berhasil karena memiliki cita-cita besar, budaya besar, dan karakter besar. “Kita semestinya mengadopsi budaya kerja dan karakter yang kuat untuk menjadi pilar kebudayaan dan kemajuan bangsa,” katanya.
Selain itu, ia menyebut kesenian dapat menjadi cermin kemajuan suatu bangsa, meskipun bukan faktor penentu utama. Menurutnya, kemajuan peradaban juga ditentukan oleh kualitas sistem pendidikan, penguasaan teknologi, kekuatan ekonomi, dan sistem religi yang maju.
Haedar menjelaskan, peradaban maju akan terwujud apabila berbagai elemen tersebut berkembang secara tinggi dan berkelanjutan. “Kalau semuanya tinggi pendidikan, teknologi, ekonomi, budaya, dan religiusitas itulah yang dinamakan kemajuan peradaban,” tuturnya.
Ia menambahkan, apabila Indonesia ingin menjadi bangsa maju, maka cara pandang keagamaan masyarakat juga harus maju dan berkemajuan.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Susiyanto, M.Si., di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa UMB mendukung penuh terwujudnya peradaban dan Islam Berkemajuan.
“Dengan spirit berkemajuan dan semangat unggul yang kami miliki, UMB terus berbenah serta mempersiapkan lulusan yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga mampu menjadi teladan, pengawal peradaban, dan pelopor perubahan bagi kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Turut turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. Rakornas Forum Rektor PTMA diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berkontribusi bagi kemajuan peradaban bangsa


