Ameylia Wulandari, S.Pd., lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), berhasil menorehkan prestasi akademik dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93. Capaian tersebut menjadi bukti dari kedisiplinan, konsistensi, dan kesungguhannya dalam menjalani proses pendidikan hingga meraih gelar sarjana.

Lahir di Padang Bindu pada 23 Mei 2004, Ameylia merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Perjalanannya dalam menempuh pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada upaya mengembangkan kemampuan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Bagi Ameylia, keberhasilan bukan semata-mata tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, melainkan tentang kemampuan untuk terus bertahan dan melangkah meskipun menghadapi berbagai tantangan. Prinsip tersebut tercermin dalam motto hidup yang dipegangnya, yakni, “Mungkin saya bukan yang paling cepat. Yang penting adalah tetap melangkah dan tidak berhenti sebelum sampai pada tujuan.”

Motto tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki perjalanan dan waktu keberhasilan masing-masing. Hal terpenting adalah menjaga semangat, tetap berusaha, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

Dalam menyelesaikan tugas akhir, Ameylia mengangkat judul skripsi “Tindak Tutur Ilokusi dalam Akun Instagram bengkuluinfo.” Penelitian ini mengkaji tindak tutur ilokusi, yaitu tindakan yang dilakukan melalui suatu ujaran, dalam komunikasi yang berlangsung melalui akun media sosial Instagram bengkuluinfo.

Topik tersebut menunjukkan ketertarikannya terhadap kajian bahasa, khususnya penggunaan bahasa dalam komunikasi digital. Di tengah perkembangan media sosial yang semakin pesat, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana menyampaikan maksud, membangun interaksi, dan memengaruhi pemahaman audiens.

Melalui penelitian tersebut, Ameylia mendalami penggunaan bahasa dalam ruang komunikasi digital yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kajian ini sekaligus memperlihatkan relevansi ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam memahami perkembangan komunikasi di era teknologi informasi.

Disiplin dan Konsisten Menjadi Kunci Belajar

Ameylia juga membagikan tips belajar bagi mahasiswa yang ingin meraih hasil akademik optimal. Menurutnya, disiplin dan konsistensi merupakan fondasi penting dalam menjalani proses perkuliahan.

“Belajarlah dengan disiplin dan konsisten. Jangan takut bertanya, manfaatkan waktu sebaik mungkin, serta jadikan setiap kesalahan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik,” demikian pesan Ameylia bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Baginya, proses belajar tidak selalu berjalan sempurna. Kesalahan dan kesulitan merupakan bagian dari perjalanan yang dapat memberikan pelajaran berharga apabila disikapi dengan kemauan untuk memperbaiki diri.

Pesan tersebut juga menjadi pengingat bagi mahasiswa bahwa keberhasilan akademik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi turut dipengaruhi oleh kebiasaan belajar yang baik, kemampuan mengelola waktu, keberanian untuk bertanya, serta kemauan untuk terus berkembang.

Berharap UMB Semakin Maju dan Melahirkan Generasi Unggul

Sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Ameylia menyampaikan harapan dan doa agar almamater tercintanya terus berkembang serta mampu meningkatkan prestasi di masa mendatang.

“Semoga Universitas Muhammadiyah Bengkulu semakin maju, unggul, dan terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat. Semoga almamater tercinta selalu menjadi kebanggaan dan terus berkembang dalam meraih prestasi di masa depan,” ungkapnya.

Harapan tersebut mencerminkan keinginannya agar UMB tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga terus berperan dalam membentuk generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan kepedulian sosial.

Capaian IPK 3,93 yang diraih Ameylia menjadi salah satu potret semangat mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik. Lebih dari sekadar angka, prestasi tersebut membawa pesan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Dengan bekal ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, Ameylia diharapkan mampu terus mengembangkan diri, mengamalkan pengetahuan yang dimiliki, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan bahasa Indonesia.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?