Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027. Kegiatan pembukaan berlangsung meriah di Sportatorium Kampus 4 UMB dan diikuti ribuan mahasiswa baru dari berbagai fakultas.

Pembukaan PKKMB ditandai dengan penyematan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru oleh Rektor UMB Dr. Susiyanto, M.Si., bersama jajaran pimpinan universitas serta anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, S.E., M.BA. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan mahasiswa baru dalam menempuh pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Dalam laporannya, Ketua Panitia PKKMB UMB, Dr. Islamudin, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan PKKMB merupakan momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, organisasi kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan di UMB.

“PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial untuk memperkenalkan kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik, membangun karakter, mengenal potensi diri, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Dr. Islamudin dalam sambutannya.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian PKKMB dengan penuh semangat dan menjadikan momentum tersebut sebagai awal untuk membangun relasi, meningkatkan wawasan, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMB, Dr. Onsardi, M.M., dalam laporannya menyampaikan perkembangan penerimaan mahasiswa baru UMB. Hingga hari pembukaan PKKMB, tercatat sebanyak 2.412 orang telah mendaftar di UMB. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.182 orang dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti kegiatan PKKMB tahun ini.

Adapun jumlah mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB berdasarkan fakultas terdiri atas Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 63 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 422 orang, Fakultas Hukum (FH) 319 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) 353 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 232 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 351 orang, Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) 162 orang, serta Fakultas Teknik (FT) sebanyak 279 orang.

Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru di kampus yang telah meraih akreditasi Unggul.

“Selamat datang di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Hari ini saudara-saudara bukan lagi sekadar peserta didik, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar UMB. Saudara telah memilih kampus yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, serta daya saing,” kata Rektor.

Menurutnya, UMB saat ini terus menunjukkan perkembangan dan prestasi yang membanggakan. Berbagai prestasi telah ditorehkan mahasiswa maupun sivitas akademika, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik pada tingkat lokal, regional, nasional hingga global.

Rektor berpesan agar mahasiswa baru tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan.

“Jangan hanya menjadi mahasiswa yang datang ke kelas, mengikuti perkuliahan, kemudian pulang. Manfaatkan seluruh fasilitas dan kesempatan yang ada di kampus. Ikuti organisasi, kegiatan ilmiah, kompetisi, kegiatan sosial, olahraga, seni, maupun aktivitas lainnya. Karena kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama dan pengalaman akan menjadi bekal penting ketika saudara memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Dr. Susiyanto juga mengungkapkan bahwa UMB semakin diminati oleh mahasiswa dari berbagai negara. Hal tersebut menunjukkan bahwa keberadaan dan kualitas UMB mulai mendapatkan perhatian di tingkat internasional.

“Tahun ini ada 3.102 pelamar mahasiswa asing dari 22 negara yang bersaing untuk mendapatkan kesempatan berkuliah di UMB. Saat ini, terdapat 9 mahasiswa asing yang tengah menjalani studi di Universitas Muhammadiyah Bengkulu,” ungkapnya.

Menurut Rektor, keberadaan mahasiswa asing tersebut menjadi peluang bagi mahasiswa UMB untuk membangun jejaring internasional sejak berada di bangku kuliah.

“Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa UMB untuk membuka wawasan global. Saudara tidak perlu menunggu lulus untuk memiliki pengalaman internasional. Berinteraksi dengan mahasiswa dari negara lain sudah dapat dilakukan di lingkungan kampus. Jadikan keberagaman ini sebagai kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman dan membangun jaringan,” tambahnya.

Ia berharap mahasiswa baru dapat menjalani masa perkuliahan dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan integritas serta mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

“Jadilah mahasiswa yang memiliki target. Tentukan apa yang ingin dicapai selama kuliah. Empat tahun ke depan harus ada perubahan dalam diri saudara. Ketika masuk UMB, saudara datang sebagai mahasiswa baru. Ketika lulus nanti, saudara harus keluar sebagai pribadi yang memiliki kompetensi, karakter dan kesiapan menghadapi dunia yang terus berubah,” pesan Rektor.

Motivasi kepada mahasiswa baru juga disampaikan anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, S.E., M.BA. Dalam sesi motivasi, Suharto mengajak mahasiswa baru UMB untuk berani menetapkan cita-cita dan tidak mudah menyerah dalam menjalani proses pendidikan.

Menurut Suharto, menjadi mahasiswa merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dunia kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh ijazah, tetapi juga ruang untuk membentuk pola pikir, karakter, kepemimpinan dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan.

“Jangan pernah takut untuk bermimpi besar. Tetapi ingat, mimpi tidak akan menjadi kenyataan kalau tidak dibarengi dengan kerja keras, disiplin dan kemauan untuk terus belajar,” ujar Suharto di hadapan mahasiswa baru UMB.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah merasa puas dengan pencapaian yang telah diraih.

“Saudara semua sudah berada di tempat yang tepat untuk belajar. Gunakan waktu selama menjadi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan. Jangan hanya berpikir bagaimana mendapatkan nilai yang bagus, tetapi pikirkan juga bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Suharto berharap mahasiswa baru UMB mampu menjaga nama baik almamater serta menjadi generasi muda Bengkulu yang memiliki daya saing.

“Ke depan tantangan semakin berat. Persaingan tidak hanya antarmahasiswa di Bengkulu, tetapi sudah bersifat nasional bahkan global. Karena itu, saudara harus memiliki kompetensi, karakter dan mental yang kuat. Jangan minder sebagai anak Bengkulu. Buktikan bahwa mahasiswa UMB mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi dan perkembangan zaman secara positif, termasuk meningkatkan kemampuan digital, bahasa asing, komunikasi dan kewirausahaan.

“Jadilah generasi yang adaptif. Kuasai teknologi, bangun kemampuan komunikasi, perbanyak pengalaman dan jangan takut mencoba hal-hal baru. Kegagalan dalam proses belajar bukan akhir dari segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dan terus memperbaiki diri,” ungkapnya.

Pembukaan PKKMB kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan pengenalan kampus dan berbagai materi bagi mahasiswa baru. Melalui PKKMB, UMB berharap mahasiswa baru dapat mengenal lebih dekat lingkungan akademik dan kemahasiswaan sekaligus membangun karakter sebagai insan akademik yang unggul, berintegritas dan berkemajuan.

Dengan semangat “Membangun Generasi Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing Global”, mahasiswa baru UMB diharapkan mampu menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum untuk mengembangkan potensi, meraih prestasi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?