Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) resmi melantik tiga Wakil Rektor untuk masa jabatan 2026–2030 dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Hasan Dien (HD), Sabtu (7/11/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi UMB dalam memperkuat kepemimpinan dan mengakselerasi berbagai program strategis menuju perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat (impact university).

Kegiatan tersebut dihadiri Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Dikti Litbang) PP Muhammadiyah, Dr. Hendro Widodo, S.Pd.I., M.Pd., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Bengkulu, Badan Pembina Harian (BPH) UMB, Rektor dan para Wakil Rektor yang dilantik, serta Wakil Rektor periode 2022–2026.

Turut hadir Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, perwakilan bank mitra UMB, Polda Bengkulu, Denpom II/1 Bengkulu, serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Nomor 0227/KEP/I.3/B/2026, Dr. Kasmirudin, M.Si., ditetapkan sebagai Wakil Rektor I yang membidangi Akademik, Penelitian, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Sistem Informasi.

Selanjutnya, berdasarkan SK Nomor 0228/KEP/I.3/B/2026, Dr. Ir. Wismalindarita, M.P., dipercaya sebagai Wakil Rektor yang membidangi Administrasi Umum, Kehumasan, Keuangan, Sumber Daya Manusia, Aset, dan Pengembangan Usaha.

Sementara itu, melalui SK Nomor 0229/KEP/I.3/B/2026, Dr. Surohim, M.Si., ditetapkan sebagai Wakil Rektor yang membidangi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Kemahasiswaan, Alumni, serta Penerimaan Mahasiswa Baru.

Ketiga Wakil Rektor tersebut mengemban amanah untuk masa jabatan terhitung mulai 8 November 2026 hingga 7 November 2030.

Dalam sambutannya, Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si., menyampaikan bahwa kepemimpinan baru menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, ia berharap para Wakil Rektor yang baru dilantik dapat bekerja secara optimal, membangun sinergi, dan menerjemahkan visi universitas ke dalam program kerja yang konkret.

Rektor juga menegaskan enam program unggulan yang menjadi prioritas kepemimpinannya selama periode 2026–2030. Program tersebut meliputi pembumian nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam kehidupan kampus, pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualifikasi pendidikan dosen ke jenjang doktor (S-3) serta peningkatan jabatan fungsional dosen, khususnya Lektor Kepala dan Guru Besar.

Selanjutnya, penguatan internasionalisasi, peningkatan kolaborasi dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Provinsi Bengkulu, hilirisasi hasil-hasil penelitian agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta persiapan pendirian Fakultas Kedokteran yang ditargetkan pada tahun 2029.

“Ke depan, tantangan yang kita hadapi tentu tidak semakin ringan. Saya berharap Bapak dan Ibu Wakil Rektor yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik, membangun kerja sama, dan bersama-sama mewujudkan enam program unggulan yang telah kita tetapkan. Semua ini membutuhkan komitmen dan kerja kolektif seluruh elemen universitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Dr. Hendro Widodo, S.Pd.I., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa tantangan Universitas Muhammadiyah Bengkulu ke depan semakin besar dan menantang. Untuk menghadapinya, diperlukan kolaborasi yang kuat dari seluruh unsur Persyarikatan Muhammadiyah, Badan Pembina Harian, pimpinan universitas, serta seluruh civitas akademika.

Menurutnya, transformasi perguruan tinggi tidak dapat dilakukan oleh pimpinan saja, melainkan membutuhkan keterlibatan dan komitmen bersama seluruh elemen kampus.

“Ke depan, tantangan UMB semakin besar dan menantang. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak, baik Persyarikatan, BPH, maupun civitas akademika. Dengan kebersamaan dan sinergi, berbagai tantangan tersebut dapat kita lalui,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi UMB pada periode 2026–2030, dari teaching university menuju impact university. Transformasi ini menuntut perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada proses pendidikan dan pengajaran, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian, inovasi, serta berbagai kontribusi nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Pelantikan tiga Wakil Rektor ini diharapkan menjadi awal penguatan tata kelola dan akselerasi program strategis Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Dengan kepemimpinan yang solid dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, UMB berkomitmen melanjutkan pengembangan institusi serta memperluas kontribusinya bagi kemajuan pendidikan tinggi, Persyarikatan Muhammadiyah, dan masyarakat

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?