Dapen Syariah Muhammadiyah menggelar kegiatan sosialisasi program dana pensiun berbasis syariah di ruang rapat Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UMB Dr. Susiyanto, M.Si., jajaran wakil rektor 1, 2, 3, dan 4, BAKU UMB, serta Ketua BPH UMB.

Sosialisasi ini menghadirkan Direktur Utama Dapen Syariah Muhammadiyah, Dede Haris Sumarno, S.E., M.M., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pengelolaan dana pensiun yang aman, profesional, dan sesuai prinsip syariat Islam bagi pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Dede Haris Sumarno mengatakan, DapenMU hadir sebagai lembaga dana pensiun milik Muhammadiyah yang berfokus memberikan jaminan kesejahteraan masa depan berbasis syariah bagi peserta.

“Dapen Syariah Muhammadiyah hadir sebagai bentuk ikhtiar dalam memberikan jaminan kesejahteraan masa depan berbasis prinsip syariah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem pengelolaan DapenMU menerapkan prinsip syariah dengan menghindari praktik riba, menggunakan akad sesuai ketentuan Islam, serta berada di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah.

Selain itu, dana peserta juga ditempatkan pada instrumen investasi yang halal dan sesuai dengan regulasi syariah. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan sistem keuangan yang amanah dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, Dede juga memaparkan fungsi utama DapenMU, mulai dari menghimpun iuran dana pensiun peserta, mengelola dana secara profesional, hingga memberikan manfaat pensiun ketika peserta memasuki usia pensiun.

Ia menyebutkan, peserta DapenMU saat ini berasal dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah, seperti sekolah Muhammadiyah, universitas Muhammadiyah, rumah sakit Muhammadiyah, serta lembaga dan badan usaha mitra Muhammadiyah lainnya.

“Jumlah peserta DapenMU saat ini telah mencapai lebih dari 8.000 orang dan terus mengalami pertumbuhan dari berbagai wilayah di Indonesia,” katanya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Susiyanto, M.Si., menyambut positif kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menilai program dana pensiun berbasis syariah menjadi langkah strategis dalam membangun jaminan kesejahteraan pegawai di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.

Menurutnya, perencanaan dana pensiun tidak hanya menjadi kebutuhan pribadi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab institusi dalam memastikan keberlanjutan kesejahteraan sumber daya manusia.

“Kami menyambut baik kehadiran Dapen Syariah Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Program ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran finansial serta memberikan jaminan kesejahteraan bagi pegawai di masa depan melalui sistem yang amanah dan sesuai prinsip syariah,” ujar Dr. Susiyanto, M.Si.

Ia juga berharap sinergi antara Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Dapen Syariah Muhammadiyah dapat terus diperkuat demi mendukung peningkatan kesejahteraan civitas akademika dan pegawai Amal Usaha Muhammadiyah secara berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya perencanaan dana pensiun sejak dini,” ujar Dede Haris Sumarno.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara pihak DapenMU dengan pimpinan universitas. Para peserta tampak antusias menggali informasi terkait mekanisme kepesertaan, manfaat program, hingga sistem pengelolaan dana pensiun syariah.

Program Dapen Syariah Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi solusi keuangan berbasis syariah yang aman, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya Muhammadiyah, dalam mempersiapkan masa depan yang lebih sejahtera.(Tim)

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?