Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui keikutsertaan Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum UMB, Hendi Sastra Putra, M.H., pada Musyawarah Nasional (Munas) III Asosiasi Program Studi Ilmu Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSIH-PTM) yang berlangsung di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), 2–4 Juli 2026.
Forum nasional yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional tersebut menjadi wadah strategis bagi para pimpinan Program Studi Ilmu Hukum di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik terbaik, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi dinamika kebijakan pendidikan tinggi.
Kegiatan secara resmi dibuka pada Jumat (3/7/2026) oleh Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dan dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah, dekan fakultas hukum, serta ketua program studi ilmu hukum dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebelum pembukaan, peserta mendapatkan sambutan dari Dekan Fakultas Hukum UMJ, Ketua Dewan Pembina APSIH-PTM, dan Ketua APSIH-PTM.
Dalam Seminar Nasional, para peserta memperoleh informasi terkini mengenai arah kebijakan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Prof. Dr. Johni Najwan, S.H., M.H., dari Dewan Eksekutif BAN-PT memaparkan implementasi Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 sebagai pedoman terbaru dalam penjaminan mutu perguruan tinggi. Sementara itu, Prof. Dr. Tria Astika, M.Kes., menjelaskan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta penerapan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 5.1 yang menjadi acuan dalam mewujudkan program studi unggul.
Selain agenda akademik, Munas III APSIH-PTM juga membahas berbagai agenda organisasi, mulai dari laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2022–2026, pemilihan Ketua APSIH-PTM dan Dewan Pembina, hingga pembentukan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2028. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta penyusunan program kerja organisasi untuk dua tahun mendatang.
Keikutsertaan Hendi Sastra Putra dalam forum nasional tersebut merupakan bagian dari upaya Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum UMB untuk terus memperkuat jejaring kelembagaan, meningkatkan kapasitas akademik, serta beradaptasi dengan berbagai kebijakan terbaru di bidang pendidikan tinggi. Kehadiran UMB dalam forum ini juga menjadi wujud kontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan hukum di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Sebagai salah satu program studi yang telah meraih predikat Akreditasi Unggul, Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu terus berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi melalui penguatan pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, berintegritas, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.


