Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menerima kunjungan kerja Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sulthan Bakhtiar Najamudin, pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD RI berkesempatan memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa, dosen, dan civitas akademika UMB dengan tema “Green Demokrasi: Arah Masa Depan Demokrasi Indonesia.”

Kuliah umum berlangsung penuh antusias di aula utama kampus. Sejak awal penyampaian materi, Sulthan Bakhtiar Najamudin berhasil membangun semangat mahasiswa melalui kutipan inspiratif yang disampaikannya, “Hidup yang tidak diperjuangkan tidak akan pernah dimenangkan.” Kalimat tersebut langsung membius peserta kuliah umum dan mendapat sambutan meriah dari mahasiswa UMB.

Dalam paparannya, Ketua DPD RI mengajak generasi muda untuk berani memiliki ide besar dan mimpi besar bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, mahasiswa harus menjadi kelompok intelektual yang mampu menghadirkan gagasan, solusi, serta arah baru pembangunan bangsa yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Salah satu pernyataan yang paling menarik perhatian peserta adalah ketika Sulthan menyampaikan bahwa “negeri kita surplus politikus tetapi defisit negarawan.” Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari pembahasan buku hasil pemikirannya yang berjudul Green Demokrasi: Arah Masa Depan Demokrasi Indonesia. Dalam buku tersebut, ia mengupas pentingnya menghadirkan demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan politik semata, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan rakyat, dan kepentingan bangsa dalam jangka panjang.

Menurut Sulthan, Indonesia membutuhkan lebih banyak negarawan yang berpikir melampaui kepentingan kelompok dan elektoral. Ia menilai konsep green demokrasi menjadi salah satu jalan untuk membangun tata kelola negara yang lebih visioner, berkeadilan, dan berpihak pada masa depan generasi mendatang.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Susiyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan Ketua DPD RI ke kampus UMB. Menurutnya, kehadiran tokoh nasional di lingkungan kampus menjadi motivasi besar bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual dan wawasan kebangsaan.

Rektor menyebut kuliah umum ini sangat penting dalam memperluas perspektif mahasiswa terhadap dinamika demokrasi dan masa depan Indonesia. Ia berharap mahasiswa UMB dapat mengambil inspirasi dari gagasan-gagasan yang disampaikan Ketua DPD RI, terutama tentang pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan keberlanjutan masa depan.

Kegiatan kuliah umum diakhiri dengan sesi dialog interaktif antara mahasiswa dan Ketua DPD RI. Mahasiswa tampak antusias menyampaikan pertanyaan serta pandangan terkait demokrasi, kepemimpinan nasional, dan tantangan Indonesia di masa depan. Acara berlangsung hangat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat intelektual serta nasionalisme di kalangan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?