Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menyiapkan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 dengan semangat yang berbeda. Selama tiga hari, 5–7 September 2026, mahasiswa baru akan diajak mengenal dunia perguruan tinggi dalam suasana yang ramah, edukatif, aman, menyenangkan, dan membahagiakan.

Keputusan pelaksanaan PKKMB pada Sabtu, Minggu, dan Senin tersebut merupakan hasil Rapat Pimpinan UMB pada Kamis, 20 Agustus 2026. Tahun ini, pelaksanaan memang berbeda dari pola sebelumnya yang umumnya dimulai pada hari Senin.

Rektor UMB menegaskan bahwa perubahan jadwal tersebut tidak mengubah substansi utama PKKMB, yakni membantu mahasiswa baru menjalani masa transisi dari bangku sekolah menuju kehidupan perguruan tinggi secara lancar dan menyenangkan.

“Substansinya PKKMB ini adalah kegiatan perdana bagi para mahasiswa baru untuk pengenalan kampus. Mulai dari pengenalan lingkungan sampai dengan pengenalan pembelajaran,” jelas Rektor dalam rapat persiapan PKKMB.

Mahasiswa baru merupakan lulusan SMA yang sebelumnya terbiasa dengan pola pembelajaran klasikal, guru mata pelajaran, wali kelas, serta sistem pendidikan sekolah. Karena itu, mereka membutuhkan ruang untuk mengenal sistem akademik, lingkungan kampus, fakultas, program studi, organisasi kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta berbagai layanan yang tersedia di universitas.

PKKMB pun diharapkan menjadi jembatan yang membuat proses perpindahan dari dunia sekolah ke dunia kampus berlangsung smooth, menyenangkan, dan membahagiakan.

Datang ke Kampus dengan Rasa Bangga

Semangat utama PKKMB UMB 2026 adalah menghadirkan pengalaman pertama yang positif bagi mahasiswa baru. Mereka diharapkan datang ke kampus dengan perasaan bangga dan penuh semangat.

“Bagaimana menjadikan mahasiswa baru itu senang dan bahagia. Datang sudah dengan semangat baru, ‘Saya jadi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu, bangga menjadi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu,’” ungkap Rektor.

Karena itu, mahasiswa baru tidak boleh dibebani dengan berbagai tugas, perlengkapan, atau kegiatan nonakademik yang berlebihan. Hal-hal yang dapat menimbulkan tekanan fisik, psikologis, maupun ekonomi harus dihindari.

Rektor bahkan mengingatkan pengalaman pada pelaksanaan PKKMB sebelumnya ketika terdapat mahasiswa baru yang mengalami kebingungan karena banyaknya perlengkapan yang harus disiapkan. Kondisi tersebut dapat membuat mahasiswa stres, bahkan ada yang datang ke kampus tanpa sempat sarapan.

Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pihak bahwa PKKMB bukan kegiatan untuk membuat mahasiswa baru takut atau tertekan.

PKKMB Bukan Ajang Membully

UMB menegaskan bahwa PKKMB bukanlah ajang untuk membentak, mempermalukan, mengintimidasi, atau melakukan perundungan terhadap mahasiswa baru.

Panitia mahasiswa diminta memperlakukan peserta sebagaimana memperlakukan adik sendiri. Para panitia diharapkan menjadi pendamping yang membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus sekaligus memberikan contoh positif tentang kehidupan mahasiswa.

“PKKMB itu bukan ajang mem-bully mahasiswa baru, ngerjain mahasiswa baru. Bukan mau menyiksa mahasiswa baru, baik fisik maupun menyiksa visual maupun pakai kata-kata,” tegas Rektor.

Panitia pendamping juga diminta melakukan pengawasan secara aktif. Apabila terdapat panitia yang melakukan perundungan, intimidasi, bentakan, kekerasan verbal, atau tindakan yang bertentangan dengan prinsip PKKMB, yang bersangkutan dapat diberikan tindakan tegas hingga dihentikan dari kepanitiaan.

Langkah tersebut dilakukan agar suasana PKKMB tetap kondusif dan hubungan antarmahasiswa dapat terbangun secara sehat sejak hari pertama.

Mahasiswa Baru Datang Sudah Sarapan

Hal lain yang menjadi perhatian UMB adalah kesehatan dan kebutuhan dasar mahasiswa baru selama mengikuti kegiatan.

Mahasiswa baru dijadwalkan hadir paling lambat pukul 06.30 WIB, sehingga masih memiliki kesempatan untuk sarapan dan mempersiapkan diri sebelum kegiatan utama dimulai pukul 07.00 WIB. Rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung hingga sekitar waktu Ashar sesuai rundown yang disusun panitia.

Panitia juga diarahkan untuk menyiapkan konsumsi bagi mahasiswa baru. Prioritasnya adalah makan siang dan snack. Jika belum memungkinkan memenuhi seluruh kebutuhan makan, setidaknya tersedia snack dan air minum yang memadai.

Kebijakan tersebut memperhatikan kondisi mahasiswa baru yang berasal dari latar belakang sosial dan ekonomi keluarga yang beragam. Tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan yang sama untuk membawa bekal atau membeli makanan selama kegiatan.

Dengan demikian, kebutuhan makan dan minum tidak boleh menjadi sumber kekhawatiran bagi mahasiswa baru.

Melibatkan Mitra untuk Mendukung Mahasiswa

Untuk mendukung pelaksanaan PKKMB, UMB juga akan mengoptimalkan keterlibatan berbagai mitra universitas. Sejumlah mitra yang disebut dalam rapat antara lain Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mega, serta mitra lainnya.

Mitra tidak hanya diarahkan untuk memberikan dukungan kegiatan, tetapi juga dapat dilibatkan sebagai narasumber atau pengisi materi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa baru.

Komunikasi dengan mitra akan dilakukan secara resmi melalui surat universitas atau panitia. Dukungan yang diperoleh diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa baru, terutama konsumsi dan kebutuhan kegiatan lainnya.

Diperkirakan Diikuti 1.600–1.700 Mahasiswa Baru

Berdasarkan data sementara dalam rapat persiapan, calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus mencapai sekitar 2.090 orang, sedangkan mahasiswa yang telah melakukan registrasi berjumlah sekitar 1.466 orang.

Jumlah tersebut masih dapat berubah karena proses registrasi terus berlangsung. Hingga pelaksanaan PKKMB, jumlah mahasiswa baru yang diperkirakan mengikuti kegiatan berada pada kisaran 1.600–1.700 mahasiswa.

Data tersebut menjadi dasar sementara panitia untuk mempersiapkan tempat, konsumsi, perlengkapan, pembagian kelompok, serta kebutuhan teknis lainnya.

Mengenal Kampus, Akademik, Fakultas hingga UKM

Selama PKKMB, mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai materi yang membantu mereka memahami kehidupan perguruan tinggi.

Materi akan diarahkan pada pengenalan universitas dan lingkungan kampus, sistem akademik dan pembelajaran, fakultas, program studi, organisasi kemahasiswaan, UKM, serta berbagai layanan mahasiswa.

Mahasiswa baru juga akan memperoleh kesempatan berinteraksi dengan fakultas dan mengenal lebih dekat berbagai aktivitas kemahasiswaan yang dapat menjadi ruang pengembangan minat, bakat, kreativitas, kepemimpinan, dan pengalaman organisasi.

Seluruh rangkaian kegiatan akan menempatkan mahasiswa baru sebagai subjek utama. PKKMB diharapkan tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi menjadi pengalaman awal yang memberikan bekal untuk menjalani kehidupan akademik di UMB.

Diterima Secara Resmi melalui Rapat Senat Terbuka

Pembukaan PKKMB UMB 2026 akan dilaksanakan melalui Rapat Senat Terbuka Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Forum tersebut memiliki makna penting dalam tradisi akademik universitas. Penerimaan mahasiswa baru melalui Rapat Senat Terbuka menjadi simbol bahwa para peserta secara resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar dan kehidupan akademik UMB.

Setelah menyelesaikan masa studi, mahasiswa nantinya juga akan dilepas melalui forum Rapat Senat Terbuka dalam kegiatan wisuda.

Karena memiliki nilai akademik dan simbolis yang kuat, pembukaan PKKMB akan dipersiapkan secara tertib, khidmat, dan sesuai tata protokoler universitas.

Tiga Hari yang Diharapkan Menjadi Kenangan Baik

Dengan seluruh persiapan tersebut, UMB ingin menjadikan PKKMB 2026 sebagai awal perjalanan mahasiswa yang penuh energi positif.

Tiga hari pada 5–7 September bukan sekadar rangkaian kegiatan untuk mengenalkan kampus, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa memiliki, rasa nyaman, dan kebanggaan sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Pesan utama yang ditekankan dalam rapat persiapan sangat sederhana: mahasiswa baru harus datang dengan senang, mengikuti kegiatan dengan gembira, dan pulang membawa pengalaman yang membahagiakan.

“Perlakukan mahasiswa-mahasiswa baru ini dengan ramah seperti halnya dia adalah adik kandung kita sendiri. Jadikan PKKMB ini adalah kegiatan yang menyenangkan dan membahagiakan,” pesan Rektor.

Dengan semangat tersebut, PKKMB UMB 2026 diharapkan benar-benar menjadi gerbang pertama menuju kehidupan kampus yang ramah, inklusif, penuh persahabatan, dan membanggakan bagi ribuan mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya di Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?