Unit Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu menggelar seleksi wawancara 5 besar Pilmapres pada Kamis (2/3) di Ruang Rapat Kampus 1. Para peserta memiliki kesempatan untuk menjelaskan ide kreatifnya kepada juri. Adapun juri pada kegiatan ini yakni Ristantowi, M.Kom, Rita Zurina, MP, Dedy Abdullah, M.Eng, Dr. Henni Febriawati, M.Kes, Fitria Yuliani, MA, Ummul Khair, M.Akt, Hendri Fadmi, MH dan Imam Ahmad Amin, M.Psi, seluruh nya merupakan wakil dekan III di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Wawancara 5 besar Pilmapres ini dilakukan dalam dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Berikut nama-nama peserta seleksi wawancara Pilmapres Tahun 2023 serta Gagasan Kreatifnya :

  1. Dwi Prasetya Nugraha, berasal dari prodi Pendidikan Agama Islam. Dwi merupakan salah satu peserta pertukaran mahasiswa merdeka di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Gagasan kreatif yang diangkat adalah pemeliharaan sampah organik menjadi kompos.
  2. Elviza Qurata Ayuni, berasal dari Prodi Kesehatan Masyarakat. Ia juga merupakan wakil duta kampus Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan pemenang Putra Putri Mahasiswa Bengkulu dengan IPK 4.0 sampai semester 6. Gagasan kreatif yang diangkat yakni dengan tema “Kampus bebas HIV AIDS”.
  3. Ridho Yuslian Toni, berasal dari prodi Ilmu Komunikasi dan memiliki prestasi internasional di bidang komunikasi. Ia juga merupakan staf karyawan start-up Speak Up yang awalnya hanya menjadi volunteer. Tema gagasan kreatif yang ingin ia angkat adalah peningkatan public speaking dengan metode komunikasi antar budaya melalui digitalisasi. Budaya yang diangkat adalah perayaan festival tabot di Bengkulu.
  4. Muhammad Parli adalah Bengkulu Education Ambassador dan putra putri kampus Provinsi Bengkulu. Ia mengusung ide untuk meningkatkan minat baca melalui penggunaan video cerita rakyat Bengkulu melalui digitalisasi. Muhammad Parli berencana untuk membuat cerita rakyat Bengkulu menjadi sebuah video.
  5. Muhammad Arpan Sakban, seorang mahasiswa pemenang lomba orasi dan dakwah se-Provinsi Bengkulu. Arpan adalah satu-satunya peserta dari semester 1 dalam program Pilmapres ini. Ia mengangkat ide tentang pemeliharaan dan daur ulang sampah menjadi pembangkit listrik tenaga sampah. Arpan juga menyampaikan bahwa hasil daur ulang sampah ini dapat digunakan sebagai bahan bangunan.

Para peserta Pilmapres Univeristas Muhammadiyah Bengkulu menghadirkan ide-ide kreatif yang inovatif dan berpotensi untuk memberikan dampak positif pada masyarakat. Semua ide yang diusung oleh peserta sangat relevan dengan kebutuhan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat Bengkulu. (humas)