Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, non formal, informal, dan/atau pengalaman kerja sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan untuk melakukan penyetaraan dengan kulifikasi tertentu. Demam RPL yang mengelora di kancah nasional disambut positif UMB dengan penyiapan berkas guna terlaksanya program tersebut dalam waktu dekat. “semua berkas pendukung dalam pelaksanaan RPL sedang kita siapkan dan kita komitmen akan menerima mahasiswa program ini mulai Juli mendatang” jelas Adi Asmara kepala BAA UM Bengkulu.

Lebh jauh Dr. Adi Asmara menjelaskan program RPL ini memberi ruang pada masyarakat yang telah memiliki kompetensi dan pengalaman di dunia kerja yang bisa di hargai denga sejumlah kredit semester pada program studi yang relevan dengan bidang pekerjaan yang digeluti. “Tenaga professional yang selama ini bekerja pada kompentensi tertertu namun secara pendidikan formal mereka belum memiliki sertifikat atau ijazah sangat tepat menempuh program ini”, sambung kandididat guru besar bidang pendidikan ini. Saya berharap hadirnya program ini akan memacu masyarakat atau pekerja professional dengan bidang keahlian yang relevan dengan program studi di kampus agar mereka secara formal kemampuan mereka diakui dalam bentuk ijazah formal.

Ditanya soal lama studi program RPL, Adi Asmara memastikan program ini tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. “Secara normal program penuntasan kuliah melalui program RPL butuh waktu 2 (dua) tahun”, terangnya. Pengalaman kerja yang dijalani mahasiswa  yang mengambil program ini dihargai separuh dari kredit semester yang ada atau sekitar dua tahun, sehingga mahasiswa dapat menuntaskan program sarjananya hanya dalam waktu dua tahun perkuliahan, tambahnya. “Kami BAA UM Bengkulu dan tim akan memfasilitasi masyarakat yang telah bekerja dan memiliki pengalaman kerja yang relevan untuk mengikuti progam RPL di UMB”, tegas Adi Asmara. Program RPL akan sangat membantu mahasiswa dalam masa studi dan pembiayaan karena singkat dan terjangku tambah Adi Asmara diakhir penjelasannya.