Perhelatan pemilu tahun 2024 telah usai seiring ditutupnya proses pencoblosan jam 13.00 Rabu 14 Februari 2024 dan rekapitulasi penghitungan berjenjang dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).  Beragam survey dan lembaga terlibat menggambarkan hasil hitung cepat pemilihan berbasis quick count maupun exit poll di TPS dimana masyarakat menyalurkan hak suaranya. UM Bengkulu sebagai institusi tak ingin ketinggalan dalam menyukseskan pemilu 2024 dan memberikan gambaran hasil tercepat kepada publik sehingga rasa penasaran publik terjawab. Menjawab kebutuhan informasi hasil pemilu yang cepat berbasis sample TPS se provinsi Bengkulu, UM Bengkulu bentuk Relawan Partisipatif Quick Count.

Relawan Partisipatif berbasis persebaran asal mahasiswa UM Bengkulu dan TPS mereka memilih. Kepala UPT Kemahasiswaan UMB, Rasman, M.I.Kom disela-sela kesibukannya menyebut, “Untuk Pemilu 2024 kita menginput quick Count suara DPD RI Dapi Bengkulu dengan persebaran sample sekitar 5% dari total TPS yang ada”. Rasman menyebut relawan yang menjadi pusat informasi sample ini adalah mahasiswa UM Bengkulu yang tersebar di 82 Kecamatan dengan melibatkan sekitar 300 mahasiswa. “ini merupakan pengalaman pertama unit kemahasiswaan UM Bengkulu kolaborasi dengan mahasiswa untuk memberikan gambaran pada masyarakat Bengkulu siapa yang akan menjadi senator Bengkulu di Senayan”, terang Rasman.

Adapun hasil dari data yang terinput dari relawan partisipatif diperoleh data yang mengambarkan potensi calon senator Bengkulu 2024-2029 di dominasi wajah baru. “terdapat tiga srikandi yang memuncaki perolehan sementara rekapitulasi sementara kami, Elisa Ermasari 27%, Destita Khairilisani 23%, Leni John Latief 11% dan incumbent Sultan 10%”, jelas Rasman. Lebih rinci dia menjelaskan fluktuatif suara rekapitulasi real count KPU terus berlangsung sehingga kita mesti menunggu hasil resmi yang nanti akan diumumkan KPU. “Quick Count ini bersifat sebagai gambaran suara sementara berbasis TPS sample dan hasil resmi tentu KPU yang memiliki hak nantinya” jelas Rasman didampingi tim relawan partisipatif. Hasil kajian ini kita harapkan menjadi cikal bakal terbentuknya Lembaga Riset Politik UM Bengkulu di masa mendatang, harap kepala UPT Kemahasiswaan UM Bengkulu.