Acara tabligh akbar dalam rangka Syi’ar Ramadhan Kampus tahun 1444 Hijriah menghadirkan Da’I Kondang ,Ustadz. Al-Habsyi dari Jakarta yang bertempat di Masjid At-Tanwir Kampus 4 UniversitasMuhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu) berlangsung khidmat dan meriah. Sebanyak 1000 wakaf Al-Qur’an berhasil di kumpulkan dalam acara tersebut dengan total nilai seratus juta rupiah dengan rincian, Rektor UM Bengkulu menyumbang  50 Al-Qur’an, Anggota DPD RI, Dra. Hj. Eni Khairani 200 Al-Qur’an, Wakil Rektor, dosen , karyawan, serta mahasiswa.

Acara tersebut berkat kerjasama beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti Komunitas Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an (KompaQ), UKM –KI, PC.IMM Bengkulu dengan Komunitas Riau Mengaji. Dalam kesempatan itu dibuka langsung oleh Rektor UM Bengkulu, Dr. H. Susiyanto, M.Si dan turut hadir seluruh Wakil Rektor, Anggota PWM Bengkulu, Ketua LPPI, Dosen, Karyawan, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya Rektor mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ustadz. Alhabsyi bersama tim yang telah menyempatkan hadir memberikan pesan-pesan dakwahnya bagi keluarga besar UM Bengkulu dan berharap dapat memberikan pencerahan serta motivasi agar dapat meraih keberkahan Al-Qur’an di bulan ramadhan ini.

“Atas nama Rektor dan segenap keluarga besar UM Bengkulu mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran ustadz. Alhabsyi beserta tim, semoga kehadirannya dapat memberikan semangat dalam meraih keberkahan Al-Qur’an,” sambutnya.

Sementara itu, dalam tausiahnya Ustadz. Alhabsyi mengajak seluruh civitas akademika UM Bengkulu berlomba-lomba untuk meraih keberkahan Al-Qur’an di bulan ramadhan ini dengan berbagai cara seperti banyak membaca, menghafal, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur’an. Selain itu juga dapat berkontribusi terhadap kelangsungan program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an dengan melakukan donasi wakaf Al-Qur’an.

“Masih banyak saudara-saudara kita di pelosok-pelosok sana yang masih belum bisa baca Al-Qur’an akibat kurangnya mushaf Al-Qur’an, maka dari itu mari kita berkontribusi untuk donasi dalam wakaf Al-Qur’an, “ ajaknya. (Humas)