Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), R. Alpha Amirrachman, M.Phil., Ph.D., memberikan penguatan strategis terkait kepemimpinan pendidikan dan peningkatan mutu sekolah Muhammadiyah. Hal tersebut disampaikan saat menjadi naras umber kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kompetensi Kepala Sekolah yang dilaksanakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu pada 23–25 Januari 2026 bertempat di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh 104 peserta yang terdiri atas kepala sekolah Muhammadiyah, wakil kepala sekolah, serta Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM se-Wilayah Bengkulu.

Dalam pemaparannya, R. Alpha Amirrachman menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menentukan kualitas lembaga pendidikan. Menurutnya, keberhasilan sekolah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang visioner dan profesional.

“Kepala sekolah bukan hanya pengelola administrasi, tetapi pemimpin pembelajaran. Dari tangan kepala sekolah lahir budaya mutu, inovasi, dan semangat perubahan di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan pendidikan saat ini menuntut kepala sekolah untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kebijakan nasional, serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Kita tidak bisa lagi mengelola sekolah dengan cara lama. Sekolah Muhammadiyah harus dikelola secara modern, transparan, dan berbasis data. Pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen sekolah menjadi sebuah keniscayaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, R. Alpha Amirrachman menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam seluruh aspek pengelolaan pendidikan.

“Keunggulan sekolah Muhammadiyah terletak pada nilai. Akademik harus kuat, tetapi karakter Islami harus menjadi ruh utama. Inilah yang membedakan kita dengan lembaga pendidikan lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk membangun kolaborasi dan saling berbagi praktik baik antar sekolah Muhammadiyah.

“Tidak ada sekolah yang bisa maju sendiri. Kita harus membangun jejaring, berbagi pengalaman sukses, dan saling menguatkan. Dengan kolaborasi, mutu pendidikan Muhammadiyah akan meningkat secara kolektif,” tutur R. Alpha Amirrachman.

Kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Bengkulu dalam meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia pendidikan Muhammadiyah di Provinsi Bengkulu. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembekalan materi kepemimpinan pembelajaran, manajemen berbasis sekolah, supervisi akademik, pengelolaan keuangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Panitia berharap hasil dari Bimtek ini dapat diimplementasikan secara nyata di sekolah masing-masing, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan Muhammadiyah.

Dengan menghadirkan narasumber dari tingkat pusat, termasuk Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, kegiatan Bimtek Kompetensi Kepala Sekolah ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem pendidikan Muhammadiyah di Bengkulu agar semakin unggul, profesional, dan berkemajuan.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?