Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) melalui Unit Kemahasiswaan menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Tracer Study dan Simkatmawa Award 2025 pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis UMB dalam meningkatkan mutu lulusan sekaligus memperkuat sistem penilaian kinerja institusi.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa Tracer Study dan Sistem Informasi Kinerja Mahasiswa (Simkatmawa) memiliki peran penting dalam mendukung Indeks Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam proses akreditasi institusi dan program studi.

“Tracer study dan Simkatmawa sudah masuk dalam standar IKU. Dalam akreditasi pasti akan ditanya soal tracer, apa yang sudah dilakukan oleh UPT Kemahasiswaan. Kita sudah memulai aktivitas penilaian dan pada akhirnya tracer study akan menjadi kebutuhan primer bagi alumni,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa tracer study merupakan tugas utama perguruan tinggi untuk memonitor alumni, mulai dari masa tunggu kerja, kesesuaian pekerjaan dengan program studi, hingga perkembangan karier alumni setelah lulus. Data tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pendidikan di UMB.

Rektor juga menekankan bahwa alumni memiliki posisi strategis bagi keberlanjutan dan reputasi kampus. Alumni dinilai sebagai duta institusi yang mampu memperkenalkan kualitas lulusan serta menjadi referensi bagi calon mahasiswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi.

“Kampus memiliki kewajiban moral untuk menelusuri alumninya. Alumni yang berhasil akan menjadi daya tarik bagi mahasiswa aktif, calon mahasiswa, maupun sesama alumni,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kemahasiswaan UMB, Rasman, M.I.Kom, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Tracer Study ke-2 yang dilakukan oleh UMB, sedangkan Simkatmawa merupakan gelaran perdana yang digelar secara institusional.

“Tracer study yang kami lakukan ini merupakan hasil nyata dari alumni yang mengisi data secara lengkap, dan itulah yang kami nilai. Sedangkan Simkatmawa merupakan sistem pencatatan prestasi mahasiswa, khususnya prestasi non-akademik, untuk periode Januari hingga Desember 2025,” jelas Rasman.

Ia menambahkan bahwa tracer study tidak hanya bermanfaat bagi institusi, tetapi juga bagi alumni. Melalui data yang terkumpul, kampus dapat memfasilitasi alumni dalam memperoleh pekerjaan serta memperkuat jejaring antara alumni dan universitas.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang Tracer Award 2025. Untuk kategori program studi dengan lulusan lebih dari 150 alumni diraih oleh Program Studi Manajemen. Kategori program studi dengan lulusan kurang dari 150 alumni diraih oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat, sementara Tracer Pengguna diraih oleh Program Studi Akuntansi.

Adapun untuk Simkatmawa Award 2025, peringkat pertama diraih oleh Fakultas Agama Islam, peringkat kedua oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan peringkat ketiga oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Melalui kegiatan Diseminasi Tracer Study dan Simkatmawa Award 2025 ini, UMB berharap dapat meningkatkan kesadaran seluruh sivitas akademika akan pentingnya peran alumni dan prestasi mahasiswa dalam mendukung pencapaian visi Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?