Universitas Muhammadiyah Bengkulu secara resmi membuka rangkaian kegiatan Syiar Ramadhan 1447 H yang dirangkaikan dengan pelepasan mahasiswa KKN Mubaligh Hijrah Tahun 2026, Jum’at (13/2/2026), di Aula HD Kampus 4 UMB. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri pimpinan universitas, dosen, serta ratusan mahasiswa.
Ketua Panitia Syiar Ramadhan, Dr. Tomi Hidayat, M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa Syiar Ramadhan tahun ini mengusung tema “Penguatan Nilai Islam Berkemajuan dalam Membangun Spiritualitas dan Integritas Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Bengkulu.”
Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Syiar Ramadhan di kampus terdiri dari berbagai aktivitas, baik yang bersifat internal maupun kemasyarakatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
“Syiar Ramadhan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi momentum penguatan nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam kehidupan akademik dan sosial. Kegiatan yang kita laksanakan mencakup pembinaan spiritual, kajian keislaman, serta aktivitas pengabdian yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Tomi Hidayat.
Sementara itu, Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya pembukaan Syiar Ramadhan yang meriah dan tertata dengan baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas kemeriahan pembukaan ini. Semoga semangat dan kemeriahan ini terus berlanjut hingga akhir rangkaian kegiatan Syiar Ramadhan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor secara resmi melepas 175 mahasiswa peserta KKN Mubaligh Hijrah 2026. Mahasiswa lintas fakultas tersebut akan diterjunkan di 13 masjid Muhammadiyah dan 3 masjid lainnya di Kota Bengkulu selama bulan Ramadhan.
Dalam arahannya, Rektor berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga sikap dan etika selama menjalankan tugas pengabdian.
“Jagalah perilaku, jagalah tutur kata yang baik dan sopan. Kalian adalah representasi Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu di tengah masyarakat,” tegasnya.
Rektor juga memberikan atensi khusus kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk terus membangun komunikasi aktif dengan mahasiswa peserta KKN. Ia menekankan bahwa KKN Mubaligh Hijrah bukan sekadar program akademik, melainkan bagian dari Syiar Muhammadiyah dan Syiar UMB di tengah masyarakat.
Acara pembukaan turut diisi tausiyah oleh Dr. H. Siun Rohan, M.H.I yang mengingatkan pentingnya buah ketakwaan dari rangkaian ibadah Ramadhan.
Menurutnya, ketakwaan harus tercermin dalam sikap Tawadhu’ (rendah hati), Qona’ah (merasa cukup), Wara’ (menahan diri), dan Yaqin (kesadaran bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah SWT serta optimisme dalam menjalani kehidupan).
“Ramadhan yang sukses adalah Ramadhan yang melahirkan pribadi bertakwa. Dan takwa itu harus tampak dalam sikap rendah hati, merasa cukup, mampu menahan diri, serta memiliki keyakinan dan optimisme dalam hidup,” tegasnya.
Dengan dibukanya Syiar Ramadhan 1447 H dan dilepasnya mahasiswa KKN Mubaligh Hijrah 2026, Universitas Muhammadiyah Bengkulu menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai Islam Berkemajuan serta memperluas peran dakwah dan pengabdian kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan.


