Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia yang berlangsung di Aula Hassan Diin Kampus 4 UMB, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian HAM RI dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam menumbuhkan pemahaman serta memperkuat nilai-nilai hak asasi manusia di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa.
Tenaga Ahli Menteri Hak Asasi Manusia RI Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Internasional, Stanislaus Wena, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman HAM bagi generasi muda sebagai agen perubahan di masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga serta mengawal implementasi nilai-nilai hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kegiatan penguatan kapasitas seperti ini penting untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait prinsip-prinsip HAM, sehingga ke depan mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya memahami, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia, Ratih Ekarini Savitri, menyampaikan bahwa Kementerian HAM RI akan terus berkomitmen memperjuangkan dan memperkuat implementasi hak asasi manusia di Indonesia melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi.
Ia menambahkan, perguruan tinggi menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai HAM kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kementerian HAM RI akan terus fokus dalam memperjuangkan hak asasi manusia melalui berbagai program penguatan kapasitas dan edukasi. Kami berharap kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Kementerian HAM RI dapat terus terjalin dan semakin bersinergi ke depannya,” kata Ratih.
Di bagian lain, Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Susiyanto, M.Si, menyambut baik kolaborasi dan kepercayaan yang diberikan Kementerian HAM RI kepada UMB untuk menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia.
Menurutnya, Universitas Muhammadiyah Bengkulu berkomitmen menanamkan serta mengimplementasikan nilai-nilai hak asasi manusia dalam berbagai aktivitas kampus, baik dalam kegiatan akademik maupun nonakademik.
“Universitas Muhammadiyah Bengkulu memastikan bahwa nilai-nilai hak asasi manusia telah diterapkan dan menjadi bagian dari aktivitas keseharian civitas akademika, baik dalam proses pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, maupun dalam budaya kampus secara keseluruhan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia serta mampu menjadi generasi yang aktif dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.


