Kelurahan Pematang Gubernur resmi memulai langkah transformasi digital guna meningkatkan kualitas dan kemudahan layanan publik bagi masyarakat. Transformasi ini diwujudkan melalui penerapan sistem pelayanan administrasi berbasis digital yang diluncurkan pada Senin (2/2/2026), hasil kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).
Kegiatan peluncuran yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Pematang Gubernur tersebut dihadiri oleh jajaran aparatur kelurahan, Dekan Fakultas Teknik UMB, Wakil Dekan, serta mahasiswa pendamping yang akan terlibat langsung dalam proses implementasi sistem.
Lurah Pematang Gubernur, M. Tahir, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Menurutnya, digitalisasi pelayanan menjadi solusi strategis di tengah tantangan efisiensi anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini sangat membantu kami, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran. Insya Allah ke depan akan kami berlakukan secara penuh di Kelurahan Pematang Gubernur,” ujar Tahir.
Melalui sistem berbasis aplikasi ini, masyarakat kini dapat mengurus berbagai dokumen administrasi secara lebih fleksibel tanpa harus datang dan mengantre di kantor kelurahan.
“Masyarakat yang berurusan di kantor lurah tidak perlu repot lagi datang ke kantor. Cukup membuka aplikasi, surat apa pun yang dibutuhkan bisa diakses dari rumah, dari pasar, bahkan dari kebun. Yang penting apa yang dibutuhkan masyarakat, kita upayakan tercover melalui aplikasi ini,” jelasnya.
Meski mengedepankan pemanfaatan teknologi, Tahir menegaskan bahwa pelayanan tatap muka tetap disediakan. Warga yang belum memiliki perangkat atau belum memahami penggunaan aplikasi akan tetap dilayani langsung oleh petugas di kantor kelurahan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UMB, RG Guntur Alam, M.Kom., Ph.D., menuturkan bahwa keterlibatan kampus bertujuan memastikan digitalisasi pelayanan di tingkat kelurahan dapat berjalan secara berkelanjutan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik UMB.
“Di Kota Bengkulu sudah ada 67 kelurahan yang memiliki akun dan sistem digital, namun belum semuanya aktif dan berkelanjutan dalam penggunaannya. Dari kondisi inilah kami hadir untuk melakukan pendampingan,” ungkap Guntur.
Dalam program tersebut, Fakultas Teknik UMB menerjunkan 15 mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Para mahasiswa akan mendampingi aparatur kelurahan secara intensif hingga sistem pelayanan digital dapat dioperasikan secara mandiri. “Jika sistem ini sudah berjalan lancar dan mandiri, maka Kelurahan Pematang Gubernur akan bertransformasi dari pelayanan konvensional menuju pelayanan publik berbasis digital,” pungkasnya.


