Anggi Josetio Prayoga resmi dinobatkan sebagai lulusan terbaik Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) pada wisuda periode Oktober 2025. Menempuh studi Magister Manajemen, Anggi menutup perjalanan akademiknya dengan IPK 3,95.
Putra pasangan Amanudin dan Desri ini lahir di Tanjung Seru, 15 Juli 2001. Mengusung motto hidup “Berani Bermimpi, Teguh Melangkah,” Anggi merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ia menyebut gelar lulusan terbaik sebagai buah dari disiplin, konsistensi, dan dukungan keluarga serta sivitas akademika UM Bengkulu.
“Menjadi lulusan terbaik Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Bengkulu memberikan pengalaman yang sangat membanggakan dan bermakna. Saya berterima kasih kepada pimpinan, dosen, dan staf UMB, khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Pascasarjana, atas bimbingan dan ilmu yang berkualitas,” ujar Anggi.
Ia menilai penghargaan ini membuka peluang lebih luas untuk karier dan studi lanjut. “Penghargaan ini menambah kesiapan saya untuk menjadi contoh sekaligus agen perubahan yang membawa nilai-nilai universitas dan keunggulan akademik ke masyarakat luas,” tambahnya.
Anggi berharap Prodi Magister Manajemen terus berkembang melahirkan lulusan profesional, berkompeten, dan beretika, sekaligus memperkuat riset berbasis konteks lokal, seperti pengembangan perbankan syariah dan manajemen bisnis di Bengkulu.
Untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMB, ia berharap menjadi pusat pendidikan ekonomi bisnis unggul di level regional maupun nasional, yang menghasilkan lulusan siap bersaing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan bangsa.
Pada UM Bengkulu, Anggi berharap UM Bengkulu kian unggul, kompetitif secara nasional dan internasional, serta konsisten mencetak lulusan berkualitas, berintegritas, berjiwa kepemimpinan dan kewirausahaan.
Ditanya resep belajar ala Lulusan Terbaik, Anggi menyebut ada tiga pilar metode belajar yang ia pegang:
Manajemen waktu disiplin artinya menyusun jadwal ketat, memetakan prioritas materi, dan menjaga fokus belajar, selanjutnya Belajar aktif-reflektif dalam arti berdiskusi, membuat catatan ringkas, dan mengaitkan teori dengan praktik agar pemahaman menguat serta Konsistensi & evaluasi diri, rutin menilai capaian, mengenali kelemahan, lalu memperbaiki strategi belajar. “Dengan tiga pilar itu, setiap proses akademik menjadi terukur dan berdampak,” tutur Anggi.
Selamat kepada Anggi Josetio Prayoga atas prestasi gemilangnya. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa UM Bengkulu dan generasi muda Bengkulu untuk terus berprestasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.


