Sebanyak 33 peserta mengikuti Pelatihan Instruktur Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) hingga akhir kegiatan yang secara resmi ditutup pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut digelar di Aula Hassan Diin Kampus IV UMB dan menjadi momentum penting dalam penguatan perkaderan di lingkungan Muhammadiyah Bengkulu.
Master of Training pelatihan tersebut, Dr. Faiz Rafdhi, M.Kom, menyebut pelaksanaan Pelatihan Instruktur di Universitas Muhammadiyah Bengkulu menjadi role model karena diselenggarakan pada bulan Ramadhan. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di bulan suci justru tidak mengurangi semangat para peserta.
“Pelaksanaan pelatihan di bulan Ramadhan tidak mengurangi antusias peserta. Justru ini menjadi energi positif tersendiri. Peserta terpantau antusias dan semua materi perkaderan terdistribusi dengan bai. Kami berharap lahirnya instruktur yang mayoritas berusia muda dapat menjadi energi baru bagi UMB dan juga bagi Persyarikatan Muhammadiyah di Bengkulu,” ujar Faiz.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Ideologi (LPPI) UMB, Dr. Amrullah Boermansyah, M.Ag, turut mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Ia berharap kekompakan yang terbangun selama pelatihan dapat terus terjaga.
“Kekompakan ini harus dipertahankan. Jika energi kebersamaan ini terus dijaga, maka akan menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan perkaderan dan berbagai aktivitas Muhammadiyah di Bengkulu,” kata Amrullah.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMB, Dr. Surohim, M.Si, dalam sambutannya saat penutupan menyampaikan bahwa kegigihan para peserta dalam mengikuti pelatihan menjadi nilai yang membahagiakan bagi universitas.
“Kegigihan peserta mengikuti seluruh proses pelatihan ini merupakan hal yang membahagiakan. Kebahagiaan ini harus menjadi energi baru untuk menggerakkan Persyarikatan Muhammadiyah,” ungkapnya.
Penutupan Pelatihan Instruktur Universitas Muhammadiyah Bengkulu berlangsung meriah. Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan sejumlah kategori peserta terbaik.
Peserta terbaik ketiga diraih Rekho Adriadi, M.AP, terbaik kedua An Najmi Fikri, M.Ag, dan terbaik pertama diraih Dr. Merri Sri Hartati, M.Pd. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kategori peserta terlucu kepada Dr. Tomi Hidayat, M.Pd, peserta teraktif Hardiansyah, S.Pd., M.Hum., Gr, serta kategori peserta tersupel kepada Dandi Sunardi, M.Kom.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan instruktur-instruktur baru yang siap menggerakkan perkaderan Muhammadiyah sekaligus memperkuat peran Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam mencetak kader persyarikatan yang berkualitas.


