Sebanyak 175 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengikuti kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubaligh Hijrah Tahun 2026. Mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi ini akan diterjunkan dalam program KKN khusus pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah dengan durasi pelaksanaan selama 40 hari di tengah masyarakat.
Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Kasmirudin, M.Si, dalam sambutannya menjelaskan bahwa KKN merupakan bagian dari kegiatan akademik yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, KKN menjadi sarana strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori dan keilmuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kehidupan nyata. “KKN adalah bentuk implementasi keilmuan mahasiswa. Apa yang telah didapatkan di bangku kuliah harus mampu diaplikasikan secara nyata di tengah masyarakat,” ujar Kasmirudin.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPi) UMB, Dr. Amrullah Boerman, M.Si, menekankan pentingnya penguatan pondasi akidah bagi seluruh peserta KKN Mubaligh Hijrah. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa bukan hanya menjalankan program akademik, tetapi juga berperan sebagai duta Universitas Muhammadiyah Bengkulu. “Saudara-saudara adalah duta UMB yang memiliki fungsi dan tugas untuk menebarkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan di lingkungan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Dedy Novriadi, M.Pd.I menyampaikan materi mengenai pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan KKN yang bertepatan dengan bulan Ramadhan menuntut mahasiswa untuk mampu menyelaraskan ibadah dan aktivitas sosial sebagai satu kesatuan nilai ibadah.
“Sebarkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta nilai Muhammadiyah yang moderat dan berkemajuan. Jadikan setiap aktivitas pengabdian sebagai bagian dari amal ibadah,” pesannya.
Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa peserta KKN Mubaligh Hijrah 2026 mampu menjalankan peran pengabdian secara optimal, berakhlak Islami, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan.


