Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi kampus dengan menerima mahasiswa asing asal Yaman, Hamdi Hamood Ahmed Moobel Haidar, yang memilih menempuh pendidikan pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Hamdi Hamood Ahmed Moqbel Haidar, seorang Pemuda asal Yaman rela menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Yaman menuju Indonesia dengan semangat besar untuk menuntut ilmu, khususnya mendalami bahasa dan sastra Indonesia di lingkungan akademik UMB.

Kedatangan Hamdi pada Rabu, 8 April 2026, disambut hangat oleh tim UGE UMB, Wakil Dekan I dan Wakil Dekan III FKIP, dosen senior PBSI, serta Ketua Program Studi PBSI UMB.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Ira Yuniati, M.Pd., M.H., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa internasional di Prodi PBSI merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat atmosfer pembelajaran yang inklusif dan multikultural.

“Masuknya mahasiswa internasional ke Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan atmosfer pembelajaran yang lebih inklusif dan multikultural. Kehadiran mahasiswa dari Yaman ini menjadi bukti bahwa bahasa Indonesia semakin diminati di kancah global,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hadirnya mahasiswa asing menjadi tonggak penting dalam pengembangan program studi menuju internasionalisasi.

“Hal ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya minat terhadap bahasa Indonesia di tingkat global, tetapi juga menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap kualitas pendidikan yang kita selenggarakan,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional akan memberikan kontribusi besar dalam memperkaya suasana akademik, memperluas wawasan lintas budaya, serta mempererat hubungan antarbangsa melalui bahasa dan sastra.

“Interaksi yang terbangun di lingkungan kampus diharapkan mampu menumbuhkan sikap toleransi, keterbukaan, dan rasa kekeluargaan,” lanjut Dr. Ira.

Pihak prodi juga berharap Hamdi dapat beradaptasi dengan baik dan aktif mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik selama menempuh studi di UMB.

“Kami berharap mahasiswa internasional dapat beradaptasi dengan baik, aktif dalam kegiatan akademik maupun nonakademik, serta menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya Indonesia ke dunia internasional,” katanya.

Ke depan, Prodi PBSI FKIP UMB menargetkan semakin banyak mahasiswa asing yang bergabung sehingga dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang unggul dan berdaya saing global.

Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP UMB, Dr. Tomi Hidayat, M.Pd., pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa asal Yaman ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi fakultas.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu semakin dipercaya di tingkat internasional. Kami akan memberikan dukungan penuh agar mahasiswa dapat belajar dengan nyaman, berkembang secara akademik, serta merasakan suasana kekeluargaan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Kehadiran Hamdi diharapkan menjadi awal yang baik bagi penguatan kerja sama internasional dan membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Bagikan
Kirim Pesan
Hai Kak!
Kamu sudah terhubung dengan admin Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu). Ada yang bisa kami bantu?