ANALISIS PENDAPATAN USAHA BENIH PADI BERSERTIFIKAT PADA KELOMPOK TANI SIDO URIP KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATENBENGKULUTENGAH(StudiKasusPadaKelompokTaniSidoUrip)

Oleh: EdyMarwan”, DwiFitriani danHendri Suyanto2>

 

1)Dosen Prodi AgribisnisFak. Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu

2)Alumni Prodi Agribisnis Fak. Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu

 

ABSTRACT

 

Enter prisesin agriculture is one of the people’s live lihood Central Bengkulu Regency. Availability of seeds is often a problem in rice  cultivation  in the region. In  2012, Farmers Group Sido Urip initiative to over come these through breeding efforts  to produce certified seed in a  sustainable manner. This study aims to determine the operating revenue of certified rice seeds to the farmers group Sido Urip  in one production period (3months). The study was conducted in May to June 2016 Farmers Sido Urip village Srikuncoro Sub Pondok Kelapa Central Bengkulu Regency. Objects were selected deliberately in breeder group which has produced sustainably certified seed sunder penawasan Seed Controland Certification Center for Food Cropsand Horticulture (BPSB) of  Bengkulu province. The results showed that the total cost required to process  12,250   kg of seed certificate is Rp. 95,938,291,  – I period production I season with revenue and income respectively Rp. 110 250 000, - I production period I season and Rp.14,311,709,-I production period I season. Certified rice seeds produced is sold at Rp.9000,- /kg.  The a verage pro. fit of certified rice seed is Rp.1022,-I kg I production period.

 

Keywords: Rice, certifiedseed, revenueanalysis

ABSTRAK

Usaha di bidang pertanian merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah. Ketersediaan benih sering menjadi masalah dalam budidaya padi pada wilayah ini. Pada tahun 2012, Kelompok Tani Sido Urip berinisiatif untuk mengatasi hal tersebut melalui usaha penangkaran untuk menghasilkan benih bersertifikat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha  benih padi bersertifikat pada Kelompok Tani Sido Urip dalam satu periode produksi (3 bulan). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2016 di Kelompok Tani Sido Drip Desa Srikuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Objek penelitian dipilih dengan sengaja pada kelompok penangkar yang telah menghasilkan benih bersertifikat secara berkelanjutan dibawah penawasan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB) Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang diperlukan untuk memproses  12.250 kg benih sertifikat adalah Rp. 95.938.291,-/  ,-/periode produksi/musim dengan penerimaan dan pendapatan masing-masing Rp.110.250.000,-/periode produksi/musimdanRp.14.311.709,-/periodeproduksi/musim.

PENDAHULUAN

Provinsi Bengkulu memiliki luas baku sawah yang cukup luas yaitu mencapai 100.054 ha (Dinas Pertanian Provinsi  Bengkulu,  2015).   Hal  ini sangat  diperlukan upaya program UPSUS agar pernanfaatan lahan sawah efisien  untuk meningkatkan produktivitas   padi  yang  selanjutnya akan berdarnpak pada peningkatan pendapatan  dan   kesejahteraan petani padi di ProvinsiBengkulu.  Peningkatan produktivitas padi dapat dilakukan melalui penerapan sistem  tanarn jajar legowo dan penggunaan benih unggul,  ketersediaan benih dapat terpenuhi melalui pelaksanaan kegiatan penangkaran benih padi.

Kebutuhan benih berrnutu rnerupakan salah satu komponen teknologi utama dalam pendekatan pengelolaan tanaman dan sumberber daya terpadu (Puslitbangtan, 2009). Penggunaan varietas  yang adaptif dan spesifik lokasi sangat diperlukan dalam mendukung peningkatan produktivitas dan produksi padi di ProvinsiBengkulu. Untuk dapat menunjukkan potensi hasilnya, varietas  mernerlukankondisi lingkunganatauagroekosistern tertentu (Rubiyo,2005).

Tidak semua varietas mampu  tumbuh dan berkernbang pada berbagai agr-ekosistern. Dengan  kata lain, tiap varietas akan memberikan hasil yang optimal jika  ditanam pada lahan yang sesuai  (Kustiyanto,  200I).   Varietas unggul merupakan salah satu komponen teknologi utama dalam peningkatan produktivitas,  produksidan pendapatan usahatani.

Varietas unggul adalah galur hasil pemuliaan  yang mempunyai satu atau lebih keunggulan khusus seperti potensi hasil tinggi, toleran terhadap hama dan penyakit, toleran terhadap   cekarnan lingkungan, mutu  produk,  dan   atau sifat-sifat lainnya,  Industri benih berbeda denganindustrilainnya umurnnyayang dikelola adalah  suatu kehidupan  yang   kepekaanya   sangat tinggiterhadaplingkungan baik diproduksidilapangan rnaupun penanganan pascapanensarnpai pernasaranproduksinyapunharusdapat terjaga dan rnernpertahankan  sifat genetik danfsiknyaagarbenihyang dihasilkandapatrnernenuhi kreteria benih yangberkualitas ( Hendarto,K

1996)hal.95.

Benih    yang    bermutu    dapat

diperoleh   melalui  usaha  pembuatan benih  padi    bersertifikat,  kebutuhan benihpadiyangberrnutucukuptinggi di Provinsi Bengkulu  merupakan peluang bagi petani penangkar dalam mengembangkan usaha bersertifikat.

Kabupaten BengkuluTengah merupakan wilayahProvinsi Bengkulu yangrnemanfaatkan peluangdalarn rnernenuhiketersediaanbenihbermutu diProvinsiBengkulu. Narnun dalam pelaksanaan   usaha  pernbuatan benih padi unggul bersertifikat dan bermutu di Kabupaten Bengkuiu Tengah ini belum ada yang melakukan perhitungan biaya penerimaan dan pendapatan secara rinci/aktual dari usaha pembuatan benih padibersertifikatdilakukan, olehkarena itu peneliti melakukan analisis pendapatan usaha benih  padi bersertifikat padaKelompokTaniSido UripKecarnatan PondokKelapa KabupatenBengkuluTengah.

 

METODOLOGI PENELITIAN

 

Metode penelitian yang dilakukan adalah studi kasus pada KelompokTani Sido Urip Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten   Bengkulu  Tengah.  Data yang diperoleh dalam penelitianini dikumpulkan kemudiandi tabulasidan dianalisa secara deskriptif.

Penelitian ini akan dilakukan diKelompok Tani SidoUrip  Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah., penentuan lokasi penelitian dilakukan  secara    sengaja    dengan pertimbangan di Kabupaten Bengkulu Tengah Merupakan salah satu pemasok benih padi bersertifikat di Provinsi pada  Bulan Mei   sampai Juni  tahun

2016. Responden dalam penelitian ini adalah Kelompok Tani Sido Urip Kecamatan Pondok Kelapa  di Kabupaten BengkuluTengah.

HASIL PENELITIAN

Hasil penelitian Analisis Pendapatan Usaha Benih Padi bersertifikat pada Kelompok  Tani Sido Urip Kecamatan Pondok Kelapa KabupatenBengkulu Tengah dengan uraian penerimaan, total biaya dan  pendapatan yang diterima oleh  Kelompok Tani SidoUrip, dapat ditunjukan ditabel1.

 

Total Biaya Produksi Calon BenihPadiBersertifikat

Dalam    usaha    benih    padibersertifikasi di Kelompok Tani SidoUripKecamatan PondokKelapa tentu saja membutuhkan  biaya-biaya  agar usaha  tersebut    dapat    dijalankan sebagaimana mestinya.Biaya-biaya  ini terdiridari  biaya  tetap  dan  biaya variabel yang diperhitungkan. Penjumlahan dari kedua biaya-biaya tersebut merupakan biaya totalyang dibutuhkan oleh  Kelompok Tani Sido Urip dalam usaha benih padi bersertifikat.  Untuk lebih jelas mengenai biaya tersebu tdapat dilihat padaTabel 2.

 

Tabel 2 menunjukan bahwa perhitungan antara biaya tetap dan biaya variabel melalui penjumlahan keduanya harus dikeluarkan oleh Kelompok Tani dalam usaha benih padi bersertifikat sebesar Rp.  95.938.291,-/produksi/musim.

Pendapatan Usaha    Benih    Padi

Berserriflkat Pendapatan     yang    diperoleh dari penjualanbenihpadi bersertifikat dikurangi dengan biaya variabel yang dibayarkan secara tunai (tenagakerja, bahan baku, biaya operasional standari mutubenih, pengemasan dan kemasan benih) dan biayatetap yang diperhitungkan (penyusutanalat, sewa gudang). Penerimaan (TR), totalbiaya (TC) dan pendapatan (TR – TC) KelompokTani usaha benihpadi bersertifikat  di Kelompok Tani Sido Urip KecamatanPondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah pada table 2 Menunjukan  bahwa pendapatan usahabenih padi bersertifikasi pada Kelompok Tani  SidoUrip Kecamatan Pondok Kelapa dalam satu kali produksi/musim          adalah          Rp.14.311.709,-/produksi/musimataudalamsatuan kilogramsebesar Rp1.022,-/kg usaha selama3  bulan memproduksi benih padi bersertifikat dengan varietas Inpago 8   dengan label benih bersertifikatyang  lulus uji labotorium BPSBBengkulu berwarna ungu

KESIMPULAN

 

Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha benih bersertifikat pada KelompokTani  SidoUrip Kecamatan Pondok KelapaKabupaten Bengkulu Tengah dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Penerimaan  dari  hasil  penjualan benih bersertifikat padaKelompok Tani Sido Urip Kecamatan Pondok Kelapa  Kabupaten     Bengkulu Tengah  sebesar Rp.110.250.000,­/produksi/musim.
    1. Total biaya yang dikeluarkan oleh Kelompok TaniSido Urip dalam usaha benih   padi   bersertifikat sebesar Rp. 95.938.291,­/produksi/musim
    2. Keuntungan   usaha   benih   padi  sertifikat pada Kelompok Tani Sido Urip Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar    Rp. 14.311.709,/produksi/musim atau 1.022,­/Kg.

 

SARAN

 

  1. Diharapakan kepada kelompok tani penangkar untuk meningkatkan produktivitas hasil panen sehingga ketersediaan benih bersertifikat selalu tersedia dengan  mutu sesuai dengan      standarisasi perbenihan nasional pada saat musim tanam dengan beragam  varietas  benih yang dihasilkan   sesuai  dengan spesifiklokasi     di     Provinsi Bengkulu.
    1. Adanya   pembinaan   tindaklanjut terhadap kelompok tanipenangkar benih untuk memproduksi benih sehingga tumbuh  kelompok  tani usaha benih bersertifikat di setiap Kecamatan d iProvinsi Bengkulu.
    2. Diharapkan pemerintah mensosialisasikan dan mendukung sarana dan prasarana serta pelatihan tentang perbenihan kepada para pelaku usaha perbenihan nasional. Usaha benih dan bibit bersertifikat merupakan peluang agribisnis yang sangat menguntungkan jika dikerjakan dengan ketekunan yang tinggi mengutamakan kualitas dan kuatitas berdasarkan standarisasi yang ditetapkan oleh instansi yang terkait didalamnya.
    3. Adanya penelitian lanjutan tentang masalah perbenihan diBengkulu sebagai contoh  faktor  ­   faktor mempengaruhi minat      petani terhadap benih berlabel dan tak berlabel diProvinsiBengkulu.

DAFTARPUSTAKA

Article varietas unggul padi Adaptif mendukung swasembada pangan diprovinsi Bengkulumelalui=http://bengkulu. itbang.pertanian.go.id/ind/index. php/component/content/article/14­ technology­ information/alsin8/689­varietas­ unggul­ padi­ adaptif­mendukung­ swasembada­ pangan ­di­provinsi­ bengkulu63

Asmawati,blogspot.co.id/2009/06.2016.Analisis Pendapatan Usaha Tani Padi diDesa Pasiang, tanggal 4 Februari 2016 Bishop.C.E.dan  K.D.Tousin   1986.

Widya. Jakarta. Rubiyo.2005, dalam BPTP Bengkulu.2015, VarietasUnggul PadiAdaptif Mendukung Swansebada Pangandi  Provinsi  Bengkulu,  diakses tanggal 28 Januari 2016. Subana.M dan Sudrajat,2005 Dasar­ dasar Penelitian Ilmiah, penerbit. PustakaSetia.   Bandung   240 halaman.

Soekartawi, A.·Soeharjo, J.L. Dillon dan          Hardaker,    1986.    Ilmu Usahatani dan penelitianuntuk perkembangan petani     Kecil. Universitas   Indonesia    press. Jakarta 253 halaman Soekartawi, 1995. Analisis Usaha Tani,  penerbit Universitas   Indonesia press Jakarta, 110 halaman.

Suratiyah,    2015  Ilmu  Usaha  Tani, Penebar   Swadaya,  Jakarta  155 halaman

Susanto.A, 2009. Analisis Usaha Tani Jagung Manis  (Zea Mays Saccharata Sturt) di Desa Suro Muncar Kecamatan  Ujan  Mas Kabupaten Kepahiang. Skripsi, tidak dipublikasikan.   Sekolah TinggiPertanian    Kabuapten Lebong. 43 halaman.

 

Wahyu. Q.M dan Asep, S.MS.1995.Produksi Benih.Penerbit Aksara Jakarta 129 halaman

This entry was posted in Jurnal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>