Sambut Mahasiswa Baru, Ospek, Baitul Arqam dan Mentoring Dilakukan Secara Daring

Menyambut mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Tahun Akademik 2021/2022 seperti biasa pada awal bulan september 2021 nanti akan dilaksanakan kegiatan Orientasi Studi Pengenalan Kampus (Ospek) dan akan dilanjutkan dengan dua kegiatan yaitu Baitul Arqam serta Mentoring  secara Daring. Rutinitas yang digelar setiap tahun ini dalam rangka penyambutan dan pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus atau kegiatan akademik lainnya ditambah dengan penguatan nilai-nilai ke Islaman dan Ke-Muhammadiyahan melalui pelatihan Baitul Arqam dan Mentoring.

Demikian disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Al-Islam Ke-Muhammadiyahan, Dr. H. Susiyanto, M.Si diruang kerjanya beberapa waktu lalu (21/8). “Seperti biasa dalam menyambut mahasiswa baru akan dilakukan kegiatan Ospek dan dilanjutkan dengan Baitul Arqam dan Mentoring secara Daring atau Online dikarenakan kondisi Bengkulu masih pandemi covid 19 ” jelasnya.

Lebih Lanjut Susiyanto mengatakan, kegiatan ospek, baitul arqam, dan mentoring tahun ini diperkirakan akan diikuti oleh ribuan mahasiswa baru yang disiarkan langsung dari Gedung Hasan Din Kampus IV dengan menggunakan platfrom ZOOM  dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Rencananya kegiatan tersebut dibuka dengan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Penyambutan Mahasiswa Baru dan Baitul Arqom. “Tiga kegiatan ini nantinya akan dibuka langsung oleh Rektor UMB melalui rapat senat terbuka dan dihadiri anggota senat, Badan Pelaksana Harian UMB, serta para wakil dekan” tambahnya.

Sementara itu Ketua Panitia Baitul Arqam dan Mentoring, Dedi Nopriadi, M.Pd.I diruang kerjanya (21/8) mengatakan dua kegiatan tersebut merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa baru karena berdasarkan intruksi dari PP.Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Kader. “Semua mahasiswa baru wajib mengikuti kegiatan ini karena sebagai prasyarat mengambil program KKN nantinya,” jelasnya.

Ditambahkannya kegiatan tersebut akan diberikan materi-materi penguatan keislaman dan keMuhammadiyahan seperti, Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM), Tuntunan Ibadah Sesuai Himpunan Tarjih Muhammadiyah, Ibadah Mahdah dan Nafilah, Muhammadiyah sebagai Gerakan Ilmu Amaliah, Mahasiswa sebagai Agent of Chage, serta mahasiswa juga diberikan soal pre test dan post test sebagai bentuk evaluasi dari Baitul arqam. Sedangkan untuk kegiatan mentoring akan dilaksanakan setelah baitul arqam sebagai lanjutan penguatan materi melalui praktek yang akan dibimbing oleh para pementor yang terlebih dahulu telah dilakukan pelatihan sebelumnya. (humas)