908 Mahasiswa UM Bengkulu, Ikuti Pembekalan KKN

Sebanyak 908 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kemarin (25/8) mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara daring maupun luring. Untuk mahasiswa yang mengikuti pembekalan KKN secara luring dibatasi sebanyak 23 orang mewakili prodi masing-masing dengan protokol kesehatan secara ketat. Kegiatan pembekalan tersebut bertempat di Gedung Hasan Din kampus IV dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Rifa’i, M.Pd.

Dalam sambutannya Rifa’I mengatakan bahwa kegiatan KKN merupakan kegiatan yang rutin dan wajib dilakukan oleh mahasiswa setiap tahunnya dikarenakan juga termasuk didalam kalender akademik perkuliahan. Ditambahkannya agar seluruh mahasiswa yang mengikuti pembekalan KKN ini dapat mengikuti semua materi dengan sungguh-sungguh serta dapat memahaminya, sehingga ketika nanti dilapangan ataupun dilokasi KKN bisa menerapkan apa yang telah dipelajari selama pembekalan. Selain itu ia juga berharap nantinya mahasiswa KKN bisa menjadi contoh ditengah-tengah masyarakat dan membawa sebuah perubahan.

“Ikutilah pembekalan ini dengan sungguh-sungguh agar nanti semua yang dipelajari bisa menjadi pedoman dilapangan atau lokasi KKN sehingga apa yang sudah kita programkan terlaksana dengan baik. Kemudian juga saya berharap bisa menjaga nama baik kampus dan menjadi contoh ditengah-tengah masyarakat,” harapnya.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Sunaryadi, M.Si dalam arahannya selaku penanggung jawab kegiatan KKN mengatakan untuk tahun ini tema KKN adalah KKN tematik Gerakan Revolusi Mental sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah dengan tujuan Tujuannya untuk membentuk karakter bangsa yang berintegritas, bekerja keras dan bergotong royong.

“Dengan berjalannya Program KKN Revolusi Mental, mahasiswa diharapkan bisa mendapat pengalaman dan manfaat tentang persoalan rill yang terjadi di masyarakat. Hal itu sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo bahwa kebijakan pemerintah tidak hanya sekedar sent tetapi juga delivered. Program tidak hanya sekedar dilakukan untuk masyarakat tetapi justru harus diterima dan dirasakan oleh juga oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana KKN UMB, Yusmaniarti, M.Ak menjelaskan pembekalan KKN ini akan dilaksanakan selama dua hari secara daring dan diikuti oleh 49 kelompok. Materi pembekalan disesuaikan dengan tema seperti Revolusi Mental, Etika Pergaulan, Penulisan Ilmiah Laporan, sampai dengan materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

“Peserta KKN sementara ini dibagi 49  kelompok yang nantinya mereka akan ditempat diseluruh Kabupaten/Kota Bengkulu dan ditambah 4 Provinsi,” tutupnya. (humas)